Domain .web.id Habis, Ganti Domain?

Setelah beralihnya kepengurusan pengelolaan domain .id dari DepKomInfo ke PANDI dan berakhirnya masa gratis penggunaan domain .web.id, akhirnya saat itu telah tiba. Kemarin aku dapat email dari PANDI bahwa domain ini masa berlakunya habis sejak 1 Juli 2007 dan tenggat waktu perpanjangan diberikan sampai 31 Agustus 2007.

Mungkinkah blog ini harus berakhir sampai di sini? Hehehe.. kayaknya nggak. Tapi masih bingung mendingan perpanjang domain ini atau daftar yang Generic Code Top Level Domain sekalian (.com, .org, .net, dsb)? Karena dulu pertimbanganku memakai Country Code Second Level Domain di .web.id semata-mata karena gratis.

Tetapi, penggantian nama domain implikasinya juga besar. Bisa dibilang aku harus memulai dari awal lagi, harus kasih tahu sana kasih tahu sini tentang alamat baruku, juga merubah taut-taut ke blogku di banyak tempat.

Blogku di Majalah Komputeraktif

Kemarin pagi aku diberitahu temanku sebelum kuliah Kepaniteraan Umum di Gedung Serba Guna FK Undip kalau blogku muncul di majalah Komputeraktif. Dan baru pagi ini aku lihat majalahnya. Di situ, ada satu artikel singkat tentang menerjemahkan WordPress ke Bahasa Indonesia dan mereferensikan blog ini sebagai situs yang menyediakan file translasi gettext nya. Screenshot blogku juga dipajang. Artikel ku yang dijadikan referensi ialah yang berjudul WordPress Bahasa Indonesia.

Tapi sayangnya kok aku gak diberitahu terlebih dahulu ya, sama redaksi ataupun penulisnya. Baik via email atau paling nggak ninggalin pesen di shoutboxku. Klo gitu kan bisa numpang mejeng foto sebelum screenshotnya diambil. :p

WordPress Bahasa Indonesia

Bangsa yang besar selalu mencintai serta bangga akan jatidirinya. Salah satunya ialah bangga terhadap bahasa nasional. Bagaimana dengan bangsa kita? Akhir-akhir ini mulai marak judul-judul lagu serta film dalam negeri yang menggunakan bahasa Inggris. Tidak salah sih kalau sekedar bentuk kebebasan berekspresi. Namun yang perlu dipertanyakan ialah hal yang mendorong ekspresi tersebut. Apa mereka menganggap bahasa Indonesia itu ketinggalan jaman, kampungan, ndeso?

Untuk istilah teknologi informasi bahkan kebanyakan orang lebih familiar dengan bahasa Inggris ketimbang bahasa Indonesia. Berapa persen orang sih yang tahu padanan kata download atau upload di bahasa Indonesia? Ya, kalau masalah ini juga masih disebabkan karena minimnya pengembang aplikasi dalam negeri. Tapi saya salut dengan sebagian media-media cetak dalam bidang IT kita yang membudayakan bahasa Indonesia dengan agak ‘memaksa’ menerjemahkan istilah-istilah seperti itu ke dalam bahasa Indonesia.

Ingin mengaplikasikan bahasa Indonesia ke dalam blog ini, yang berjalan di atas CMS WordPress, beberapa waktu yang lalu saya menjelajahi Codex nya WordPress, yang mereka sebut sebagai ‘the bible of WordPress’ untuk mencari internationalization WordPress, alias versi bahasa asing (bahasa selain bahasa Inggris) dari aplikasi web tersebut. Saya menemukan tautan ke versi bahasa Indonesia. Tetapi alangkah sayang ternyata tautannya sudah kadaluwarsa.

Akhirnya saya membuat localizationnya sendiri. Cara kerja localization WordPress memakai gettext translation framework, yaitu dengan mengganti semua string bahasa Inggris dalam fungsi _e($message) dan __($message) dengan padanan katanya yang sudah tersusun dalam suatu file. Jadi setiap kali ada request halaman, selain melakukan berbagai macam fungsi guna merangkai data-data posting, komentar, dan sebagainya, WordPress juga melakukan fungsi berikutnya yaitu menerjemahkan. Berat juga ya. Untungnya daftar padanan kata tersebut dibaca dari sebuah file binary (bahasa mesin), bukan file ASCII.

File berekstensi .mo (Machine Object) yang saya compile ini bisa diunduh para pengguna WordPress di sini. Lihat bagian akhir posting ini.
Instalasi:

  • Unggah file id.mo yang terdapat dalam file wp_id.zip ini sehingga path file tersebut menjadi /wp-includes/languages/id_ID.mo Secara default direktori /languages/ tersebut tidak ada. Jadi buatlah terlebih dahulu
  • Buka file ‘/wp-config.php’ Anda. Pergilah ke baris yang bertuliskan define ('WPLANG', ''); dan ubahlah menjadi define ('WPLANG', 'id_ID');
  • Reload halaman Admin Anda. Jika Anda pergi ke halaman admin, maka antarmuka menu-menu di sana akan berubah menjadi bahasa Indonesia

Selengkapnya

Live ShoutBox di Blogku

Hari ini saya memasang Live ShoutBox di blog saya. Live ShoutBox ini gunanya hanya untuk menampung pesan singkat dari para pengunjung serta komentar umum tentang blog saya. Sedangkan untuk memberi komentar tentang tulisan maupun berdiskusi, saya anjurkan untuk menggunakan fasilitas comment yang ada di setiap artikel.

Live ShoutBox ini menggunakan AJAX, jadi tidak perlu lama-lama menunggu memuat halaman blog saya begitu Anda mengirim pesan, melainkan pesan Anda akan langsung fade in. Kalau berikutnya ada pesan datang dari saya atau pengunjung lain, otomatis akan muncul pada jendela Anda tanpa perlu direfresh. Jadi sebenarnya kita bisa chatting di sini :).

Kalau tertarik dan ingin memasangnya juga di blog WordPress Anda, coba saja ke http://blog.jalenack.com/ajax/. Saya juga download dari sana.

Mohon fasilitas ini digunakan dengan bijaksana. :)