Google Health–Fasilitas Rekam Medis Terhubung

Google semakin memperluas sayap pengaruhnya terhadap hajat hidup orang banyak. Setelah berbagai layanan lainnya telah mendulang sukses, kini Google pun mulai merambah sektor kesehatan. Hari Senin kemarin Google secara resmi membuka layanan barunya–Google Health. Ini merupakan fasilitas rekam medis perorangan terhubung yang memungkinkan kita membuat profil rekam medis pribadi kita, mengimpor dari layanan lain, memberi kuasa kepada dokter kita untuk menambah atau menyuntingnya, atau bahkan menghubungkannya dengan layanan-layanan kesehatan pribadi di internet.

Google Health Screenshot

Dari penelusuran sekilas, sepertinya layanan ini masih belum banyak menawarkan fitur, terutama fitur yang dapat digunakan oleh masyarakat di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Namun menurut saya fitur yang potensial di sini ialah portabilitas data, interaktivitas serta kolaborasi. Jika media-media sosial menawarkan interaktivitas serta kolaborasi antar teman, sejawat dan keluarga, layanan rekam medis terhubung seperti ini dapat menggunakan prinsip yang serupa untuk diterapkan kepada hubungan pasien, dokter, institusi kesehatan, asuransi dan sebagainya.

Salah satu yang menjadi perhatian saya di sini ialah fasilitas pencarian dokter, seperti yang cuplikannya saya tampilkan di bawah ini. Semoga saja di kemudian hari kita bisa dengan mudah menemukan dokter-dokter lokal di Indonesia tampil di fasilitas pencariannya

Google Helath Screenshot 3

Bayangkan saja Anda berobat ke dokter keluarga Anda. Setelah membuat janji dengan dokter, Anda mengirimkan terlebih dahulu rekam medis Anda ke dokter. Dokter Anda mempelajari rekam medis Anda dan menyesuaikan terapi yang akan diberikan berdasarkan riwayat pengobatan Anda sebelumnya (jenis obat yang pernah Anda coba, dosis, riwayat alergi yang berbahaya, dsb). Dokter tersebut kemudian membuatkan terapi kepada Anda, dan dengan jelas menuliskannya ke dalam rekam medis elektronik Anda. Kalau perlu tindakan-tindakan spesialistik, maka seorang dokter spesialis yang dituju juga diberi akses kepada rekam medis yang sama.

Jika sistem rekam medis terhubung seperti ini sudah dibangun dengan mantap, pasien bahkan tidak perlu membawa kertas resep obat dari dokter dan membawanya ke apotek. Cukup sang dokter yang mengirimkannya secara elektronik ke apotek.

Berikut dikutip dari bagian komentar wiredscience:

Jay Whitlow: In today’s digital age we still take a piece of paper that the doctor has hand-written on and drive to the pharmacy to hand it to the pharmacist. We then decide between waiting 20 minutes or more and driving back the next day. Can’t this be done electronically?
Sammie: Yeah, I can order a fucking pizza online. My doctor should be able to electronically send a prescription to my pharmacy.

Google Health Screenshot

Kebanyakan orang masih memandang sebelah mata kegunaan menyimpan data rekam medis pribadi. Begitu juga yang saya alami di keluarga saya. Saya bahkan tidak hapal deretan vaksinasi yang pernah saya jalani, obat apa saja yang sudah saya konsumsi sejak kecil. Seandainya sewaktu-waktu saya akan menjalani prosedur medis tertentu dan memerlukan informasi tentang tindakan operasi karena fraktur radius yang saya jalani sewaktu saya kecil dulu, pastinya saya akan kesusahan mencarinya ke sebuah rumah sakit di Jayapura sana. Mudah-mudahan saya bisa lebih memperhatikan ini untuk ke depannya, apalagi setelah memilih bidang kedokteran sebagai profesi di masa yang akan datang. Mudah-mudahan hal ini juga menjadi perhatian bagi masyarakat pada umumnya.

5 komentar pada “Google Health–Fasilitas Rekam Medis Terhubung

  • 21 Mei 2008 pada 10:58
    Permalink

    Iya sih,
    bagusnya kalo dokter keluarga kita tuh udah make ini juga,
    kebanyakan dokter di Indonesia gimana yaa? :(

    tp bagus juga nih cinta buat kita terapkan nanti untuk rekam medis anak2 kita :”>

    Hmmm, sama spt Google Calendar dan Google Docs,
    masukin apa pun ke sini kerahasiaannya ttp bisa terjaga khan?? :-|

  • 22 Mei 2008 pada 17:22
    Permalink

    saya musti mencoba nih.. mumpung kemarin baru dapat hasil medical checkup :D

  • 23 Juni 2008 pada 10:52
    Permalink

    asiiik tapi aku masih bingung cara nggunainya

  • 13 Maret 2009 pada 19:32
    Permalink

    wihhhhhhhhhhhhhhhh,,,,,,,,,,,
    makin dasyat aj google,,,,,,,,,,,,,,
    nes sbg seorang perekam medis berikan respon positif terhadap program baru nich,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    munngkin cara semacam ini belum semua RS/klinik/dokter keluarga dapat mempergunakan fasilitas nich,,,,,
    tapi menurud nes ne sbg suatu inovasi baru di bidang rekam medis,,,,,,,,
    selain u/ memeperlancar prosedur pengobatan program ne jg dpt menjadikan pasien lbh mengerti soal panyakit serta seluk beluk penyakit,pengobatan, serta resiko yang akan di hadapai mengenai penyakit tersebut,,,,,,,,,,
    ok thank………………..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *