Rilis Pelokalan WordPress 2.3.3 dan Error 400 Bad Request

Barusan merilis pelokalan WordPress versi 2.3.3. Maaf karena agak telat, karena rilis ini darurat, sangat mendadak, tidak ada woro-woro dulu di milis wp-polyglot, dan juga tidak ada versi Release Candidate sebelumnya.

Selain itu, saya juga bermasalah dengan klien SVN saya. Setiap saya check out atau update, saya selalu memperoleh pesan error 400 Bad Request. Ternyata pokok permasalahannya ada proksi yang terletak di antara saya dan server SVN WordPress. Akhirnya berkat pencerahan dari sini, saya bisa checkout lewat SSL.

Ayo, silakan memutakhirkan instalasi WordPress Anda. Unduh pelokalannya dari sini.

32 komentar pada “Rilis Pelokalan WordPress 2.3.3 dan Error 400 Bad Request

  • 7 Februari 2008 pada 10:05
    Permalink

    Sudah apgret lewat trac wordpress… :mrgreen:
    Tapi blum pelokalan…

  • 7 Februari 2008 pada 15:04
    Permalink

    apgret lewat trac wordpress? maksudnya?

  • 7 Februari 2008 pada 20:16
    Permalink

    wah, Mas Huda kerja keras neeh

    yup sudah ada acc buat plugins, cuma ak blom sempet pake SVN nya, ak pake Tortoise

  • 8 Februari 2008 pada 00:29
    Permalink

    baru install yg bhs indonesia,
    kok malah binun yah, bahasanya ‘semacam’ aneh dimataku *halah*

    :D

  • 8 Februari 2008 pada 10:22
    Permalink

    Aku terima beres aja yah mas Huda :D
    soalnya khan aku gaptek :”>

    btw OOT sedikit, itu tag kayanya kmarin juga error 404 ya?
    eh skrg aku OL di lappy udah bisa,
    ada pengaruhnya OL di kompie sm dilappy?
    apa baru dibenerin? /:)

  • 8 Februari 2008 pada 10:24
    Permalink

    Ada plugin buat upgrade wordpress biar lebih gampang gak mas?

  • 8 Februari 2008 pada 10:25
    Permalink

    Ada plugin buat upgrade wordpress biar lebih gampang gak mas? yang kayak fantastico gitu kali ya??

  • 11 Februari 2008 pada 18:13
    Permalink

    lebih baik telat daripada tidak sama sekali

  • 11 Februari 2008 pada 19:05
    Permalink

    Tenkyu lho mas buat RSSnya..aq tu sering ngalamin g bisa komen klo buka WP dr OPERA,napa y mas?

  • 11 Februari 2008 pada 20:45
    Permalink

    @escoret
    waduh.. angel mas njelaskene ;))

    @teguh
    iya sih

    @stey
    sama2 mbak. OPERA? Komen? Waduh.. gak tau ya. Sebenernya apapun enginenya, gak masalah bagi browser, soalnya prosesnya terjadi di server. Browser cuma bisa melihat halaman HTML jadinya. Yg lain yg ikut mempengaruhi, javascript yg dipake.

  • 15 Februari 2008 pada 02:05
    Permalink

    Huda itu yang mana to orangnya?
    wakakakaka…

    slenthik kuping mu pakdhe!!!
    :p

  • 18 Februari 2008 pada 12:31
    Permalink

    Salam kenal,
    Apakah artikel2 yg ada aman mas Huda kalo saya pake auto upgrade word press.
    Harap maklum masih kaku pake word press.:)

  • 19 Februari 2008 pada 23:45
    Permalink

    duh, pengen banget hapal bahasa geek ala indonesia mas (unduh, pelokalan, proksi?). ada jurus ampuhnya ngga ? :(

    * desperate *

  • Pingback:   Indonesia Dimata WordPress - Fantastis by syaifudinzuhri [dot] com

  • 21 Februari 2008 pada 19:49
    Permalink

    @pengki
    Bahasa geek ala Indonesia :)) lucu juga istilahnya. Aku gak hapal, dan belum ada aturan baku yang tepat. Untuk beberapa kata juga terkadang dijumpai divergensi pemilihan kata antar proyek. Sering-sering saja sharing dengan pemegang proyek pelokalan-pelokalan lain. Gabung juga ke i15n.org.

  • 25 Februari 2008 pada 04:12
    Permalink

    Saya udah lama pake wordpress (sapa yg nanya ?)… baik untuk blog berbahsa indonesia maupun bahasa bule.

    Duluuuuuuu sekali… pingin pake edisi bahasa indonesia di setiap web yang saya buat, tapi setelah dicoba-coba dan dipikir-pikir, rasanya aneh banget. Kok malah kayak dibuat-buat. Misalnya seperti judul posting sampeyan ini. Itu pendapat saya lho mas.

    Kalo saya boleh usul, coba cari kata-kata yang lebih enak. Dan kalau memang diterjemahkan jadi aneh, ya ndak usah diterjemahin.

    contoh:
    interface = antar muka.
    mukanya siapa ? he he he. kan aneh. mbok biar aja ditulis interface.

    lagian bahasa-bahasa khusus semacam itu memang ditujukan untuk kalangan tertentu. misalnya orang yang pingin nge-blog pasti paham apa itu “comment” atau “email”, ndak perlu dirubah jadi “balasan” dan “surat”.

    kalo saya boleh usul lagi (maap ya mas, kebanyakan usul), coba konsultasi sama om cosaaranda.com. Beliau itu johnchow-nya indonesia (atau johnchow = cosaaranda-nya luar negri ?). Blog beliau itu bahasa indonesia, walaupun tetap ada saja kata-kata yang tidak diterjemahkan.

    Saya malah rencana mau mbikin blog bahasa jawa, saya kan dari jawa. Mungkin asyik juga kalau misalnya seluruh indonesia ini ada koordinator masing-masing bahasa dan kemudian merilis wp dalam bahasa masing-masing.

    Saya mau mencet tombol “Setor” di bawah… dah kebelet nih…

    Kamsia, bos !

  • 25 Februari 2008 pada 15:36
    Permalink

    Iya, memang gak sedikit juga yang berpendapat demikian. Tapi, yang namanya bahasa formal juga memang akan terasa aneh jika kita gunakan untuk sesuatu yang casual. Dan ini juga terjadi di bahasa-bahasa lain. Misalnya di bahasa Perancis, sebagian orang tidak suka menggunakan kata telechargement utk pengganti kata download di suasana formal, dsb.

    Tapi saya tidak menerjemahkan ini asal-asalan lo mas. Saya mengambil dari berbagai sumber resmi, ditambah dengan diskusi bersama rekan-rekan pengelola proyek pelokalan aplikasi-aplikasi lain (baik desktop maupun server). Memang banyak dari mereka yang merupakan ‘aktivis’ pemberdayaan dan pengembangan bahasa Indonesia di bidang IT.

    Sebenernya kalau dipikir2, rasa aneh itu cuma karena tidak terbiasa aja sih ;)).

    Btw, soal Bahasa Jawa, saya juga orang Jawa. Ada rencana juga untuk membuat rilis WordPress berbahasa Jawa. Tapi saya menunggu sampai proposal Unicode aksara Jawa disetujui oleh Unicode Consortium. Saya dan rekan-rekan penerjemah aplikasi sumber terbuka lainnya sedang membuatkan metoda input dan fontanya.

  • 6 Maret 2008 pada 17:42
    Permalink

    Lagi sibuk ya Hud? Jadi jarang update…

  • 7 Maret 2008 pada 01:12
    Permalink

    Hehehe.. iya mas. Memang lagi banyak gawean. Sebenernya gak saking sibuknya sampe gak ada waktu. Lebih ke alokasi energi & pikiran buat ide2 posting yg gak ada :D. Blog tetap saya cek terus komen2nya.

  • 7 Maret 2008 pada 10:35
    Permalink

    halo bos, mampir nih. btw aku pake wordpress juga di website intranet kantor nih, lumayan nyaman juga

  • 12 Maret 2008 pada 22:05
    Permalink

    pak, saya install wp ver 2.3.3 tp keluar pesan seperti ini :

    “Fatal error: Allowed memory size of 8388608 bytes exhausted (tried to allocate 98304 bytes) in C:\wamp\www\wordpress\wp-admin\includes\user.php on line 87”

    dimana kesalahanya ya ?
    saya install di atas win vista home dengan wamp.

  • 17 Maret 2008 pada 08:49
    Permalink

    Numpang lewat dulu…
    @purwantoro
    edit htaccess aja php_value memory_limit 16M

    @didi ganteng
    Asyik juga yah…aku nunggu yang nawarin pake bahasa sunda ah…mo ikutan

    Maaf, saya ga ngomentari tulisannya, abis ga ngerti istilah2nya sih *dasarnya memang bodo :)

  • 21 Maret 2008 pada 17:16
    Permalink

    waduhh,,
    br san aku pasang ym status di url ku,,
    ini kulakukan setelah update ke wp 2.3.3 hsilnya malah belum keliatan,,
    nyari linknya yo mass,,

    ochim

  • 22 Maret 2008 pada 09:09
    Permalink

    Hud… aku lagi neng semarang ki… lagi ono kopdar or acara2 loenpia gak? melu….

  • 22 Maret 2008 pada 12:36
    Permalink

    lha yang dengan nn Nieke mana postingannyahhh
    selamat ya

  • 22 Maret 2008 pada 13:26
    Permalink

    @deniar
    Wah.. pantau aja milisnya Den.. :D. Ok, ntar tak hubungin klo ada.

    @Yusuf Alam
    Hehehe :D. udah lama gak posting nih dok. Trus kita pikir2, gak usah aja. Cukup di blognya Nieke aja deh. Saya cukup mengabadikan momen-momennya di Flickr saya :D

    [1] http://flickr.com/photos/thor_x

  • 27 Maret 2008 pada 21:04
    Permalink

    wah dokter jaman sekarang bisa ekspansi ke dunia IT juga yak. Kutemenin, pren. Kita jajah dunia web. Hidup dunia medis! :p

  • 30 Maret 2008 pada 19:10
    Permalink

    bos… kapan dilaunch wp-id 2.5 di sini..?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *