Miniatur–Bahasa Indonesia untuk Thumbnail

Apa padanan kata dalam Bahasa Indonesia untuk istilah thumbnail? Pertanyaan ini agaknya memang masih sulit untuk dijawab. Walaupun istilah ini sangat sering kita jumpai dan hampir semua orang yang menggunakan komputer paham betul maksud istilah thumbnail, hampir tidak ada referensi yang menyebutkan padanan kata untuk istilah ini. Kebanyakan proyek pelokalan (localization) perangkat lunak ke dalam Bahasa Indonesia pun masih meninggalkan kata thumbnail begitu saja dalam hasil penerjemahan mereka.

Secara harfiah, thumbnail berarti kuku ibu jari. Dalam istilah komputer thumbnail diartikan sebagai versi kecil (mini) dari sebuah gambar yang biasa digunakan untuk mempermudah membaca dan mengenali gambar tersebut (WikiPedia). Para seniman juga menggunakan kata thumbnail sketches untuk merujuk gambar-gambar kecil pada kertas untuk mengeksplorasi ide dengan cepat.

Penggunaan pilihan kata thumbnail dimaksudkan karena biasanya gambar-gambar ini berukuran kecil, hanya sebesar ibu jari (thumb’s nail). Penggunaan frase dua kata yang kemudian menjadi satu kata ini tentu telah melewati proses pembudayaan yang cukup lama. Karena tidak pernah membudaya di negeri kita, tidak mungkin kita menelan mentah-mentah frase “kuku ibu jari” sebagai konotasi dari “gambar kecil” yang kita maksud tadi. Lalu, sebaiknya kata apa yang kita gunakan jika ingin mencari padanan istilah thumbnail?

Apakah kita perlu menyerap kata thumbnail ke dalam bahasa kita? Jika tidak ada kata lain, penyerapan memang bisa dijadikan alternatif. Namun sebelumnya mari kita telusuri terlebih dahulu, siapa tahu sudah ada kata yang sudah diserap ke dalam Bahasa Indonesia sebelumnya yang dapat kita gunakan.

Berikut padanan kata thumbnail dari berbagai bahasa. Saya mengambil ini dari berkas .po proyek pelokalan GNOME. Untuk tujuan praktis, saya hanya menampilkan sebagian bahasa.

Bahasa Terjemahan
Belarusia : minijaturaÅ­
Catalan : miniatura
cs : náhledy
da : miniaturer
Finnish : pienoiskuva
Perancis : vignettes
Galego : miniatura
Belanda : miniatuur
Brazil : miniaturas
Jerman : Miniatur-Vorschaubilder
Spanyol : miniatura
Italia : miniature
Jepang : サムネイル
Lithuania : miniatiūrą
Norwegia : miniatyrer
Polandia : miniaturek
Portugal : amostras
Rumania : miniatură
Serbia : slike
Swedia : miniatyrbild
Vietnam : ảnh mẫu

Menilik senarai terjemahan di atas, tampak bahwa sebagian negara (umumnya dari rumpun Germanic dan Romanic) menerjemahkan kata thumbnail menjadi kata-kata dalam bahasa mereka yang nampaknya berakar dari bahasa latin miniatura. Kata ini juga dipakai dalam Bahasa Inggris sebagai miniature, yang dalam bahasa kita kata ini sudah mengalami penyerapan menjadi miniatur.

Dalam segi pengertian, miniatur adalah salinan/model yang lebih kecil dari ukuran sebenarnya. Bandingkan dengan istilah thumbnail. Sesuai bukan?

Beberapa waktu yang lalu saya ajukan ini ke teman-teman penerjemah aplikasi-aplikasi melalui milis i15n. Memang belum ada kesepakatan untuk setuju dengan penerjemahan ini namun yang saya lihat tanggapannya cukup positif.

Saya sudah memasukkan kata ini dalam repositori pelokalan WordPress. Mulai versi 2.3.1, kata thumbnail sudah tidak ada lagi dalam versi Bahasa Indonesia-nya. Mudah-mudahan para pengguna WordPress Bahasa Indonesia tidak keberatan :).

3 komentar pada “Miniatur–Bahasa Indonesia untuk Thumbnail

  • 31 Oktober 2007 pada 19:31
    Permalink

    Kalo mentranslate langsung dari istilah2 tersebut ke bahasa Indonesia jadi janggal. Contohnya aja

    keyboard -> papan kunci
    password -> sandi lewat
    joystick -> batang kenikmatan (he he he yang ini ngaco)

    Ada daftar istilah2 yang udah dilokalisasikan belum?

  • 1 November 2007 pada 14:25
    Permalink

    hahaha..
    klo yg biasa aku terapkan di WP’s l10n:

    keyboard -> papan ketik
    password -> kata sandi
    joystick -> ??? gak ada hubungannya ma WP :D

    Mengenai daftar istilah, pemerintah sudah pernah mengusahakan membuatnya, bisa diunduh dari sini [1]. Tapi sepertinya belum lengkap dan masih ada yg perlu didiskusikan lagi.

    Para pengasuh proyek-proyek pelokalan dari berbagai aplikasi juga punya wiki bersama di i15n.org[2]. Kita juga biasa berdiskusi via milis [3]

    [1]http://vlsm.org/++etc/baku-0.txt
    [2]http://i15n.org
    [3]i15n@yahoogroups.com

  • 12 Juli 2009 pada 16:44
    Permalink

    Mas, bukannya lebih cocok lagi kalau pakai vinyet dibandingkan dengan miniatur?tolong penjelasannya dikirim ke ratron saya sekalian ya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *